Semacam sesuatu yang sangat sederhana, yaitu benih. benih yang entah itu sengaja atau tidak, tapi dia terbang dan lepas. mencari tempat yang pas untuk bisa tumbuh dan menjadi kuat, menjadi sesuatu yang berbeda, yang diharapkannya lebih baik. dan benih itu pun, entah sengaja atau tidak, jatuh di suatu tempat yang serupa meskipun berbeda. harapan yang sempat digantung dan diusahakan.
aku juga tidak tahu apa yang dimau penyebar benih itu. kadang dia merawatnya dengan baik, kadang diinjak-injaknya tanpa ampun. kadang disiraminya, kadang dibiarkan nyaris tak berdaya.
tapi, selayaknya benih biasa, dia sudah tumbuh dan mulai menancapkan akarnya. mulai menanti hujan untuk membasahi sesuatu yang ada di dalamnya, mulai menanti zat hara. menunggu, dan menunggu.
seperti roda yang terus berputar, kadang penabur itu memberinya tapi kadang membiarkannya untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
dan ketika benih itu menjadi sesuatu yang lain, sesuatu yang tidak terbayangkan, yah semoga Tuhan selalu menjaganya. setidaknya, untuk saat ini. bersama pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban, mari lihat. seberapa kokoh akarnya akan menancap, seberapa tinggi batangnya akan menjulang, dan seberapa kuat dia akan bertahan :)
Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Maret 2012
Senin, 05 Desember 2011
Terimakasih.
Terimakasih. Dengan tidak anda hargai, saya jadi belajar
untuk lebih menghargai orang lain.
Terimakasih. Anda membuat saya masih bisa merasa kecewa,
sebelum tidak bisa merasakan apa-apa lagi.
Terimakasih. Dari janji-janji yang belum sempat anda tepati
membuat saya lebih berhati-hati dalam membuat janji.
Terimakasih. Ketidakpedulian anda membuat saya merasa lebih
bersyukur ketika diperhatikan.
Terimakasih. Sikap anda membuat saya belajar melapangkan
dada, belajar menerima, bahwa kadang bukan masalah situasi maupun kondisi. Tapi
kemauan hati.
Terimakasih. Anda kembali menyadarkan saya untuk tidak terlalu melebih-lebihkan karena memang tidak ada yang sempurna, termasuk kebahagiaan.
Terimakasih. Atas banyak kata terimakasih yang tidak terhitung jumlahnya.
Terimakasih. Atas banyak kata terimakasih yang tidak akan saya tukar dengan apapun.
Terimakasih. Atas terimakasih yang tidak akan saya lupakan.
Terimakasih, dengan tanpa rasa menyesal, saya ucapkan terimakasih. :-)
Langganan:
Postingan (Atom)